komputer bekas ( second ) mungkin bisa dijadikan alternatif bagi kita untuk memiliki sebuah komputer. Tentu saja yang namanya bekas dapat dipastikan harganya akan lebih rendah dibandingkan yang baru.
Tapi jika harganya terlalu rendah, kita patut curiga. Koq bisa dijual murah ?? Murah boleh asal jangan murahan. he..he
Agar anda tidak terjerumus kedalam jurang kerugian ketika membeli komputer bekas, dibutuhkan tips dan trik serta kejelian.

Berikut ini saya sajikan tips dan trik yang perlu diperhatikan dalam membeli cpu bekas :
- Amati Prosessor. Apakah kecepatan (Frekuensi) satuannya dalam GHz sesuai dengan kebutuhan anda atau tidak ? Semakin besar frekuensinya maka semakin bagus, hal ini akan berdampak pada banyaknya program yang bisa dijalankan oleh CPU.
- Lihat Motherboard. motherboard harus mempunyai slot-slot yang lengkap untuk keperluan upgrade nantinya, seperti slot untuk VGA, dan PCI serta berapa banyak port usb yang dimiliki, semakin banyak port yang dimiliki maka semakin bagus.
- RAM atau Kartu Memory. Dengan berkembangnya program-program saat ini terutama game, maka komputer dengan memory 1GB menjadi standar minimal suatu komputer. Semakin tinggi, maka semakin cepat kinerja komputer.
- Harddisk. Ukuran menjadi patokan pertama kali dalam membeli hard disk. Semakin besar kapasitasnya, maka semakin banyak file dan data lain yang bisa kita simpan. Pilihlah hard disk SATA, karena transfer datanya lebih cepat daripada serial ATA dan memiliki kabel data yang kecil, sehingga tidak mengganggu aliran udara didalam casing cpu. Kecepatan putar harddisk (RPM) menjadi pilihan selanjutnya, semakin cepat berputarnya, semakin cepat hard disk membaca data. Yang terakhir adalah kecepatan buffernya. Semakin tinggi kecepatan buffer, maka semakin bagus harddisk tersebut.
- CD drive. DVD RW lebih bagus daripada DVD Combo. DVD Combo lebih bagus dibanding CD RW, dan CD RW lebih bagus dibanding CD-ROM. CD-ROM juga dibagi berdasarkan kecepatannya ada yang 52x, 48x, dan ada yang lebih rendah lagi. semakin cepat (besar) maka semakin baik.
- Merk Hardware. Mengetahui informasi sebanyak-banyaknya mengenai hardware dari teman atau internet, sekaligus pabrik pembuatnya. Merk juga berperan penting, karena merk yang bagus biasanya memiliki produk yang tahan banting.
- Dicoba (test). Ini hukumnya wajib jika kita mau membeli CPU bekas. Proses test tentu saja untuk mengetahui kondisi hardware yang telah terpasang tersebut masih hidup dan berjalan dengan baik.
Proses pengetesan ini lakukan kira2 minimal 30 menitan.
- Garansi, ini dia yang harus diperhatikan. Biasanya untuk komputer bekas hanya diberikan garansi paling lama 1 (satu) minggu.Semakin lamawaktu garansi maka semakin bagus.
- QC (kontrol kualitas) di rumah, ini berhubungan dengan garansi, saya biasanya akan menghidupkan komputer selama 1 hari satu malam selama waktu garansi. jika komputer masih tetap menyala berarti komputer tersebut masih stabil dan bagus. Nah jika selama proses QC (Quality Control) ternyata komputer mati kita masih bisa menukarnya.
- Harga. Setelah mengetahui kualitas CPU, maka Anda bisa menilai harga dari CPU tersebut.Tawar sampai titik darah penghabisan.
- Tips dan trik terakhir adalah setelah kita membeli CPU bekas, bagusnya anda menginstall ulang kembali Operating Systemnya (OS) dengan yang baru. Sebab, mungkin saja masih ada virus di dalam Hardisk, sehingga Anda aman untuk menggunakan kembali.
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar